PT. SPM Telah Mengantongi Izin Berupa IUP OP dan Terdaftar di Modi dan Momi

  • Bagikan
Foto: CEO Portal media online mentarikhatuliatiwa.id yang juga merupakan ketua DPC PPWI Kabupaten Sanggau Sutrisno, S.H.

SANGGAU,IndoTimeNews.com
Pihak management PT. Satria Pratama Mandiri ( SPM ) menyampaikan terkait pemberitaan yang di muat di salah satu media online mengenai legalitas hukum PT. Satria Pratama Mandiri ( SPM ) di Pertambangan emas yang operasi di Desa Inggis, Kecamatan Mukok, Kabupaten Sanggau, Kalbar dinilainya hanya memojokkan PT. SPM, hal ini di sampaikannya saat melakukan konferensi pers saat di minta keterangan dan konfirmasinya, pada jumat ( 1/12/23 ) di salah satu cafe di kawasan kota sanggau.

Menurutnya PT. SPM telah mengantongi izin berupa IUP OP serta terdaftar di Modi dan Momi ( minerba one data indonesia ) ( minerba one maps indonesia ) dan bisa di cek secara online dari situs tersebut.

Sementara CEO Portal media online mentarikhatuliatiwa.id yang juga merupakan ketua DPC PPWI Kabupaten Sanggau Sutrisno, S.H., menerangkan bahwa pemberitaan yang terkesan memojokkan PT. SPM oleh salah seorang wartawan di salah satu Media, di anggapnya hanya menggiring opini dengan menyebarkan berita hoax tanpa dasar yang jelas.

Menurutnya PT. SPM sudah sering melakukan sosialisasi dari tingkat Desa sampai ke Kabupaten, sosialisasi itu untuk menjelaskan terkait legalitas yang di miliki PT. SPM dan rencana operasinya di Desa Inggis.

Selain itu Kuasa Hukum Persatuan Wartawan Kabupaten Sanggau ( PWKS ) Sujanto juga menerangkan sempat membaca berita yang di muat di salah satu media online yang meminta Aparat Penegak Hukum (APH) dan juga Pemerintah Daerah Kabupaten Sanggau untuk mengambil tindakan ke PT. SPM yang di anggap belum memiliki izin oprasi.

Menurutnya Aparat Penegak Hukum ( APH ) dan Pemerintah Daerah sudah benar, karena PT. SPM sudah memiliki IUP OP pertambangan dan dokumen lainya, jadi APH dan Pemkab Sanggau lebih mengetahui hal tersebut.

Sujanto menduga adanya kepentingan terselubung di balik pemberitaan miring PT. SPM oleh seorang yang mengaku wartawan di media online tersebut.

Ia menghimbau untuk masyarakat luas agar lebih jeli dalam membedakan mana berita fakta dan mana berita hoax, terutama di tahun politik seperti sekarang ini.

( Wawan Dalys )

  • Bagikan