Tolak Gusti Yusri Jadi Ketua PWI Kalimantan Barat, Ini Alasannya…

  • Bagikan
Foto: Ilustrasi Gusti Yusri diturunkan dari Kursi Ketua PWI Kalimantan Barat

KALBAR, IndoTimeNews.com – Gusti Yusri diminta tidak lagi mencalonkan diri di Pemilihan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Barat pada Konferensi mendatang.

Ketua Bidang Advokasi Wartawan Pokja PWI Kabupaten Sekadau, Sudarno mendesak Gusti Yusri mundur dari pencalonan Ketua PWI Provinsi Kalbar Periode 2024-2029. Ia menilai, Yusri tidak lagi cakap dan pantas memimpin organisasi wartawan tertua di Indonesia ini.

Penolakan Sudarno bukan tanpa sebab. Selama memimpin PWI Kalbar dari hasil Pergantian Antar Waktu Periode 2017-2022, Gusti Yusri gagal mengurus organisasi. Bahkan ditengarai sengaja menelantarkan PWI Kalimantan Barat.

“Karena selama ini, hampir semua Anggota PWI tidak memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA). Bagaimana jalannya kepemimpinan Yusri mau dilanjutkan,” tegas Sudarno, Minggu (17/3/2024).

Sudarno menambahkan, bukti Gusti Yusri tidak becus mengurus organisasi terpampang nyata di depan mata. Diantaranya, PWI Kalbar tidak memiliki sekretariat. Tidak memiliki program kerja. Sampai tidak mengurus KTA PWI para anggota.

“Ini baru rentetan kecil masalah PWI Kalbar di bawah kepemimpinan Gusti Yusri dan Salman Busrah. Kalau mau, kita bisa buka dosa-dosa Yusri lainnya,” lugas Sudarno.

Oleh sebab itu, terkait penjaringan Bakal Calon Ketua PWI Provinsi Kalbar periode selanjutnya, Sudarno dengan lantang meminta Gusti Yusri tidak kembali mencalonkan diri.

“Demi kemajuan organisasi PWI Kalbar, sebaiknya ketua yang lama (Yusri, red) tidak mencalonkan diri lagi. Sebab selama beliau memimpin, PWI mengalami kemunduran,” ucap Sudarno.

Darno berpendapat, untuk regenerasi PWI, sebaiknya penerus kepemimpinan PWI Kalbar diisi anak-anak muda.

“Saya harap, Ketua PWI mendatang harus yang mampu mengakomodir kepentingan anggota,” demikian kata Sudarno.

  • Bagikan