Sanggau, IndoTimeNews.com – Sebanyak 120 Guru Pendidikan Profesi Guru (PPG) Agama Kristen resmi mengikuti Yudisium* dan Pengukuhan Guru Profesional Batch 3 Tahun 2025 yang digelar di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sanggau pada Rabu, 3 Desember 2025.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pembimas Agama Kristen dan dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sanggau, Bapak Mad Rais, S.Pd., S.Ag, serta Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sanggau, Bapak H. Muhammad Hasbi, M.Si. Turut hadir pula pengawas pendidikan agama Kristen Kabupaten Sanggau dan Ketua Pelaksana Yudisium, Bapak Ardius, S.Th, selaku Penyelenggara Kristen.
Acara ini menjadi momen yang sangat dinanti para peserta setelah melalui proses panjang mulai dari administrasi, pembelajaran, hingga ujian kelulusan. Yudisium dan pengukuhan hari ini menjadi puncak dari perjuangan para guru yang akhirnya resmi menyandang predikat Guru Profesional.
Dalam rangkaian kegiatan, seluruh peserta melakukan pengucapan ikrar, janji, komitmen, dan tekad sebagai guru pendidikan agama Kristen yang profesional, dipandu oleh Bapak Mangisi Gultom, S.Th.
Pada sesi pembinaan, Kasi Penyelenggara Kristen menegaskan pentingnya implementasi kompetensi yang telah diperoleh selama PPG, khususnya dalam meningkatkan profesionalisme, memperkuat spiritualitas dan karakter, serta mendorong inovasi pembelajaran di satuan pendidikan masing-masing. Guru juga diharapkan terus mengembangkan karier melalui peningkatan kompetensi berkelanjutan.
Administrasi pasca pengukuhan turut menjadi perhatian, termasuk penyusunan dokumentasi resmi, pemutakhiran data di Simpatika/Dapodik, serta pemrosesan tunjangan profesi guru sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui pengukuhan ini, para guru diharapkan menjadi inspirasi bagi pendidik di seluruh Indonesia untuk terus berproses, meningkatkan kualitas diri, dan berkontribusi dalam peningkatan mutu pendidikan agama Kristen di tanah air.
Selamat kepada seluruh guru yang dikukuhkan. Semoga ilmu, komitmen, dan dedikasi yang telah diperoleh mampu memberikan warna baru dan membawa dampak positif bagi dunia pendidikan Indonesia.











